Cara beternak dan penjodohan ikan louhan agar berhasil dan cepat bertelur

Cara beternak dan penjodohan ikan louhan agar berhasil dan cepat bertelur, budidaya ternak lohan atau louhan dalam perkembangannya mengalami pasang surut. Setelah sempat mengalami boming beberapa tahun yang lalu, dan akhirnya padam setelelah sekian lama bertahan, dan cukup mempengaruhi pembelian jenis ikan lainnya yang mengalami penurunan.

MAU BELAJAR BISNIS ONLINE GRATIS? DAPATKAN VIDEO TUTORIAL BISNIS ONLINE GRATIS SEKARANG JUGA LANGSUNG KE ALAMAT EMAILMU? KLIK AJA GAMBAR DIBAWAH INI, GRATIS KOK !!

Namun saat ini budidaya dan ternak ikan lohan/louhan kembali semarak lagi, seiring dengan semakin banyak lagi permintaan dan juga berbagai transaksi jual beli yang ada di media sosial dan internet. Ya memang perkembangan teknologi turut membuat pasar ikan hias khususnya ikan lohan/louhan kembali ramai.

Budidaya dan beternak ikan lohan/louhan tergolong tidaklah terlalu sulit, karena ikan lohan cenderung lebih kuat dan tahan terhadap berbagai penyakit dan juga cuaca, jika dibandingkan ikan lain seperti budidaya ikan discus, ikan lohan memang relatif lebih mudah.

Jika kita ingin memulai beternak ikan lohan/louhan kita cukup menyediakan sebuah akuarium ukuran 80 cm panjang x 40 cm lebar x 40 cm tinggi, ukuran tersebut sudah cukup untuk memulai penjodohan sepasang ikan lohan.

Sebelum menggabungkan dua ikan lohan anatara jantan dan betina, sebaiknya kita memberikan sekat sebuah kaca yang transparan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar menjaga sang indukan betina dari sang indukan jantan, terutama jika indukan jantannya jauh lebih besar dari sang betina dan juga memiliki sifat yang agrasif atau menyerang ikan lain yang berada didekatnya.

Karena jika keduanya baru saja disatukan, keduanya haruslah saling mengenal terlebih dahulu, lamanya “perkenalan” atau penggabunan ini tidak ditentukan oleh waktu, karena setiap ikan akan berbeda lamanya waktu penjodohan ini. Jika awal penjodohan kita akan melihat sang jantang yang sering kali menabrak sekat kaca pembatas, hal itu biasa terjadi dan biarkan hingga pada saatnya ikan lohan/louhan berjalan seiring dan sering terlihat, dan frekwensi menyerang dari sang jantan sudah menurun atau bahkan tidak terlihat lagi.

Jika hal itu sudah terjadi setelah kita sarukan sekian lama, bisa 2 atau 3 hari atau bahkan bisa juga lebih dari seminggu, karena penjodohan ini akan lebih berhasil jika saat kita memasukkan sang betina dan sang jantan yang sudah mulai birahi. Hal ini akan terlihat dari sang betina yang sering mematuk matuk dasar aquarium pertanda ia sedang membersihkannya untuk tempat dia bertelur nanti, dan tanda birahi dari sang jantan akan terlihat dengan warna yang memang akan lebih tajam warnanya, selain itu juga sang jantan akan sering menggesek-gesekkan pen-nya ke bagian dasar aquarium.

GABUNG SEKARANG YUK, GRATIS TUTORIAL CARA CARI UANG DI INTERNET
PropellerAds

Jika tanda-tanda ini terlihat, makan akan semakin cepat proses penjodohan dari kedua ikan lohan tersebut, dan otomatis waktu penggabungan kedua ikan tersebut akan lebih singkat saat kaca pembatas segera bisa diangkat.

Tanda-tanda dari ikan lohan yang sudah mau bertelur adalah pen sang betina akan turun kurang lebih setengah cm kebawah dan berwarna merah muda, hal ini juga terlihat pada sang jantan karena pen nya sudah mulai turun dan siap membuahi. Jika hal ini sudah tampat dikedua ikan lohan/louhan maka jangan menunda-nunda lagi, dan segeralah angkat sekat yang membatasi kedua ikan lohan ini. Karena jika terlambat, maka ikan lohan betina akan bertelur tanpa bisa dibuahi oleh ikan lohan jantan.

Nah saat sekat diangkat secara perlahan, kita juga memasukkan media tempat ikan lohan tersebut akan bertelur, biasanya menggunakan keramik ukuran 30×30 cm, atau biasa juga menggunakan piring berwarna putih. Sebelum keramik atau piring dimasukkan, pastikan jika media tersebut sudah streril sehingga telur yang nantinya ditempelkan di media tersebut akan menetas dan tidak berjamur.

Apakah ikan lohan betina akan bertelur dimedia yang kita sediakan ? belum tentu juga, karena kadang ikan lohan tidak nyaman juga dengan benda-benda yang baru dimasukkan kedalam aquarium. Walau bisa saja terjadi, sebaiknya kita tetap memberikan ikan lohan tersebut media yang bersih sebagai tempat untuk bertelur.

Saat ikan lohan betina sedang bertelur amati apakah ikan lohan jantan juga membuahinya, karena telur tersebut akan berisi sang bayi ikan dan menetas jika sang jantan langsung membuahi saat ikan betina menempelkan telurnya pada media yang disediakan. Jika kita amati hanya betina lohan saja yang menempelkan telurnya dan sang lohan jantan hanya diam saja, wah alamat telur tidak akan menetas dan akan berjamur setelah lewat dari 3 hari.

Cara beternak dan penjodohan ikan louhan agar berhasil dan cepat bertelur

Namun jika telur yang telah dibuahi berisi atau berhasil dibuahi, maka dalam hari ke dua juga sudah tampak warnanya menggelap menjadi coklat tua, dan akan meniktik hitam didalamnya tanda ada kehidupan yang mulai tumbuh didalam telur ikan.

Demikian tentang Cara beternak dan budidaya ikan lohan atau louhan agar berhasil untuk pemula, semoga bermanfaat dan semoga berhasil.

Baca juga
budidaya-ternak-lele-agar-berhasil-di-lahan-yang-minim-di-cilebut

MAU BELAJAR BISNIS ONLINE GRATIS? DAPATKAN VIDEO TUTORIAL BISNIS ONLINE GRATIS SEKARANG JUGA LANGSUNG KE ALAMAT EMAILMU? KLIK AJA GAMBAR DIBAWAH INI, GRATIS KOK !!
SEBENTAR SAJA, ANDA SUDAH PUNYA WEBSITE

//deloplen.com/afu.php?zoneid=1902675